Home Spiritual
Spiritual
Hadist Riwayat PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Rabu, 22 April 2009 19:23
Kisah 165 dari Rasulullah SAW
 
 
 Dari Umar Radhiallahuanhu juga dia berkata : ketika kami duduk-duduk disisi Rasululla SAW, suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki, yang mengenakan baju yang sangat putihdan berambut sangat hitam, tidak tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya.
Hingga kemudian dia duduk dihadapan Nabi lalu menempelkan kedua lututnyakepada lutut Rasulullah SAW, seraya berkata : "Ya Muhammad, beritahukan aku tentang Islam?", maka bersabdalah Rasulullah SAW :" Islam adalah engkau bersaksi bahwa tiada Illah (Tuhan yang disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa di bulan Ramadhan, dan pergi haji bagi yang mampu. ". Kemudian laki-laki tadi berkata "Enkau benar ya Muhammad". Kami semua heran, dia yang bertanya tapi dia juga yang membenarkan.
Kemudian dia bertanya lagi :"Beritahu aku tentang Iman". Lalu beliau bersabda :" Iman ialah ketika engkau meyakini adanya Allah SWT, dan kau pun beriman kepada malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nyadan hari akhir, dan kau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buru". Kemudian laki-laki itu berkata "Engkau benar". 
Kemudian dia berkata lagi :" Beritahukan aku tentang ihsan", lalu beliau Rasul bersabda :"Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah, seakan-akan engkau melihatnya, jika engkau tak sanggup melihatnya, namun engkau yakin bahwa Allah melihatengkau".
Kemudian dia berkata :" Beritahukan aku kapan terjadinya hari kiamat?", Beliau bersabda :" yang ditanya tidak lebih tau dari yang bertanya". Dia berkata :" beritahu aku tentang tanda-tandanya?" Beliau bersabda : "Jika seorang hamba melahirkan tuanya dan jika engkau melihat sesorang bertelanjang kaki dan dada, miskin dan penggembala domba, (kemudian) berlomba-lomba meninggikan bangunannya". Kemudian orang itu berlalu, dan kami berdiam sebentar.
Kemudian beliau (Rasulullah) bertanya :"Tahukah engkau siapa yang bertanya?", aku berkata "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui". Beliau bersabda  :" Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian (bermaksud) mengajarkan agama kalian".
 
(Riwayat Muslim)
 
Hadits ini merupakan hadits yang sangat dalam maknanya, karena didalamnya terdapat pokok-pokok ajaran Islam, Iman, Islam dan Ihsan.
 
Hadits ini mengandung makna yang sangat agung karena berasal dari dua makhluk Allah yang terpercaya, yaitu : Amiinussamaa' (kepercayaan makhluk di langit/ Jibril) dan Amiinul Ardh (Kepercayaan makhluk di bumi/ Rasulullah SAW.
LAST_UPDATED2
 
Spiritual Journey PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 21 April 2009 17:57
Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} HADITS

 

Dari Umar radhiallahuanhu juga dia berkata : Ketika kami duduk-duduk disisi Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang mengenakan baju yang sangat putih dan berambut sangat hitam, tidak tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Hingga kemudian dia duduk dihadapan Nabi lalu menempelkan kedua lututnya kepada kepada lututnya (Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam) seraya berkata: “ Ya Muhammad, beritahukan aku tentang Islam ?”, maka bersabdalah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam : “ Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada Ilah (Tuhan yang disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji jika mampu “, kemudian dia berkata: “ anda benar “. Kami semua heran, dia yang bertanya dia pula yang  membenarkan. Kemudian dia bertanya lagi: “ Beritahukan aku tentang Iman “. Lalu beliau bersabda: “ Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk “, kemudian dia berkata: “ anda benar“.  Kemudian dia berkata lagi: “ Beritahukan aku tentang ihsan “. Lalu beliau bersabda: “ Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya, jika engkau tidak melihatnya maka Dia melihat engkau” . Kemudian dia berkata: “ Beritahukan aku tentang hari kiamat (kapan kejadiannya)”. Beliau bersabda: “ Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya “. Dia berkata:  “ Beritahukan aku tentang tanda-tandanya “, beliau bersabda:  “ Jika seorang hamba melahirkan tuannya dan jika engkau melihat seorang bertelanjang kaki dan dada, miskin dan penggembala domba, (kemudian)  berlomba-lomba meninggikan bangunannya “, kemudian orang itu berlalu dan aku berdiam sebentar. Kemudian beliau (Rasulullah) bertanya: “ Tahukah engkau siapa yang bertanya ?”. aku berkata: “ Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui “. Beliau bersabda: “ Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian (bermaksud) mengajarkan agama kalian “.

(Riwayat Muslim)

 

 

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}

Catatan :

Hadits ini merupakan hadits yang sangat dalam maknanya, karena didalamnya terdapat pokok-pokok ajaran Islam, yaitu Iman, Islam dan Ihsan.

Hadits ini mengandung makna yang sangat agung karena berasal dari dua makhluk Allah yang terpercaya, yaitu: Amiinussamaa’ (kepercayaan makhluk di langit/Jibril) dan Amiinul Ardh (kepercayaan makhluk di bumi/ Rasulullah)

 

 

 
TOYS PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Sabtu, 14 Juni 2008 10:23

TOYS (Tauziyah On Your Screen)

Keutamaan sepertiga malam terakhir

Apabila tersisa sepertiga dari malam hari Allah 'Azza wajalla turun ke langit bumi dan berfirman: "Adakah orang yang berdoa kepadaKu akan Kukabulkan ? Adakahorang yang beristigfar kepada-Ku akan Kuampunidosa-dosanya ? Adakah orang yang memohon rezekikepadaKu akan Kuberikan rezeki ? Adakah orang yang memohon dibebaskan dari kesulitan yang dialaminya akan Kuatasi kesulitan-kesulitan nya?" Yang demikian(berlaku) sampai tida waktu fajar (subuh) Hidupkan terangnya keimanan di hati di 1/3 malam terakhir-Nya.

orang ikhlas memiliki kehidupan sendiri bersama Rabb Nya....Jika perjalanan begitu panjang,sedangkan pertolongan Allah belum jugadatang,maka ujian dan fitnah akan lebih keras dan liat.tidak ada yang tegar kecuali mereka yang dilindungi oleh Allah.merekalah orang-orang yang bisa menancapkan iman di dalam jiwa, yang bisa menjaga sebuahamanah langit untuk dijalankan di bumi....

LAST_UPDATED2