Home Resonansi
Resonansi
Kesabaran itu.... PDF Cetak Email
Ditulis oleh Riez   
Selasa, 13 Januari 2009 15:54

 Perempuan Penghuni Surga

 

Dalam satu riwayat Imam Shadiq as berkata: Allah swt telah mewahyukan kepada Nabi Daud as untuk pergi menyampaikan kabar gembira kepada Khalawah binti Aus bahwa ia merupakan calon penghuni surga. Dan beritahukan kepadanya bahwa ia di surga berada di sampingmu.

Kemudian Nabi Daud as pergi menuju rumah perempuan tersebut. Sewaktu tiba di rumahnya lantas ia mengetuk pintu rumah. Mendengar ketukan pintu lalu Khalawah bangkit dan membuka pintu. Ketika ia melihat Nabi Daud as, lantas ia berkata: “Apakah telah turun wahyu tentangku sehingga tuan mendatangiku?”. Nabi Daud as menjawab:“Ya, benar”. Perempuan bertanya kembali: “Apakah itu?”.Nabi Daud as menjawab: “Wahyu tersebut berkaitan dengan keutamaanmu”.

Perempuan berkata: “Itu bukan diriku, mungkin perempuan lain yang namanya sama denganku, karena saya tidak memiliki kelayakan untuk itu”. Nabi Daud as bersabda: “Perempuan itu adalah engkau”. Perempuan berkata: “Sumpah demi Tuhan, saya tidak merasa melakukan perbuatan yang membuatku mencapai derajat tinggi seperti ini”. Nabi Daud as kembali bersabda: “Coba anda ceritakan sekilas tentang kehidupanmu padaku!”.

Perempuan berkata: “Saya selalu bersabar atas segala penyakit, kerugian, dan kesulitan yang telah menimpaku. Bahkan saya tidak pernah memohon kepada Tuhan untuk menghilangkan segala ujian dan cobaan dariku, melainkan Dia sendiri menghendaki-Nya. Saya juga tidak mengharapkan pahala dan balasan dari-Nya atas segala kesabaranku ini. Akan tetapi saya selalu mensyukuri-Nya”. Nabi Daud as bersabda: “Karena perbuatanmu inilah engkau telah mencapat derajat tinggi di sisi-Nya”.

Semoga Kita termasuk orang-orang yang sabar atas segala cobaan yang Allah SWT berikan pada kita, dan kita termasuk kedalam orang-orang yang dijanjikan surga oleh-Nya. Amin.

 

Riez

 
Indonesia-ku PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Sabtu, 08 November 2008 07:00
Suatu pagi di bandar lampung, menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.

Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya melayu, english, (atau singlish?) beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..

"Your country is so rich!"

Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..

"Indonesia doesnt need d world, but d world need Indonesia"
"Everything can be found here in Indonesia, u dont need d world"
"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan,
dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia!"

"Singapore is nothing, we cant be rich without indonesia. 500.000 orang indonesia berlibur ke singapura setiap bulan. bisa terbayang uang yang masuk ke kami? apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun orang2 indonesia, ga peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang indonesia semua yang berobat."

"Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan indonesia masuk? ya benar2 panik. sangat berasa, we are nothing."

"Kalian ga tau kan klo agustus kemarin dunia krisis beras. termasuk di singapura dan Malaysia? kalian di indonesia dengan mudah dapat beras"

"Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari malaysia. Saya pernah ke kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri"

"Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia? Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut klo kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Beli lah dari petani2 kitasendiri, beli lah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri."


"Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rules the world.."




sumber : indonesia siesta -milist smandel

Mulai dari yang kecil, Mulai dari diri Sendiri -CM
LAST_UPDATED2
 
Solusi Cerdas PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Sabtu, 14 Juni 2008 10:32

SOLUSI CERDAS

Alkisah di sebuah hutan tampak seekor kera kecil sedang memanjat pohon, tiba-tiba datanglah Angin Utara dan Angin Selatan.

Angin Utara berkata : " Lihatlah anak kera itu, marilah kita berlomba siapa yang dapat menjatuhkan anak kera itu dari pohon!" "Oke mari kita coba!" Angin Selatan menjawab.

Angin Utara dengan kencangnya mulai meniup anak kera tersebut, kera kecil langsung berpegang erat di pohon tersebut sehingga sulit bagi sang Angin untuk menjatuhkannya.

LAST_UPDATED2
Baca selengkapnya...